Hukum Memelihara Anjing Di Mata Islam

memelihara-anjing-bawa-banyak-manfaat

Syariat yang suci telah mengharamkan untuk memelihara anjing. Ironisnya sebagian kaum muslimin pun memelihara hewan yang jelas-jelas haram dan najis.

Dari Abu Hurairah RA, sesungguhnya Nabi SAW bersabda, “Siapa yang memelihara anjing, kecuali anjing untuk menjaga hewan ternak, berburu dan menjaga tanaman, maka akan dikurangi pahalanya setiap hari sebanyak satu qirath." (HR. Muslim, no. 1575).

Bahkan pernah dikisahkan di dalam Al-Quran ketika malaikat jibril ingin memasuki rumah Rasulullah namun tak kunjung masuk meskipun sudah diizinkan. Kemudian Rasulullah bertanya mengapa tidak masuk, malaikat Jibril mengatakan bahwa beliau tidak dapat masuk ke dalam rumah yang ada anjing maupun gambarnya. Sebab itulah Rasulullah akhirnya memerintahkan Abu Rafik agar menyingkirkan seluruh anjing di Madinah.

Saking najis nya, dalam sebuah riwayat Muslim, “Rasulullah SAW pernah bersabda: Jika anjing menjilati wadah, maka basuhlah sebanyak tujuh kali, dan yang kedelapan tabur kan dengan tanah." (HR. Muslim, no. 280).

Istilah lain nya adalah memelihara anjing sama saja dengan menyimpan najis.

Untuk mensucikan badan yang tersentuh dengan hewan ini pun tidak sembarangan. Ada tahapan tersendiri. Karena hewan ini sudah termasuk ke dalam golongan najis mughallazhah. Yaitu dengan harus dicuci dengan air bersih 7 kali di mana 1 kali diantaranya menggunakan air dicampur tanah.

Sebuah hadist menjelaskan:

“Sesungguhnya Allah Maha Indah mencintai keindahan, Allah Maha Baik menyukai kebaikan, Allah Maha Bersih mencintai kebersihan. Karena itu bersihkanlah teras rumah kalian dan janganlah kalian seperti orang-orang Yahudi” (HR.Tirmizi).

Lalu, mengapa masih saja banyak yang memilih anjing sebagai hewan peliharaan? Entah lah. Yang jelas, urusan dosa adalah urusan individu dengan Tuhan nya. Sebagai manusia hanya bertugas untuk saling mengingatkan.

Kesimpulan dari pembahasan di atas adalah memelihara Anjing merupakan perbuatan yang tidak diperbolehkan dalam Agama Islam. kecuali memang dengan alasan yang diperbolehkan. Seperti untuk menjaga ternak, menjaga tanaman, dan berburu.

Sebagai umat yang beriman, tidak seharusnya memperlakukan anjing seperti tidak ada hukum atas anjing tersebut.

Semoga kita selalu berada di bawah lindungan-Nya. Amin.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *